Cilegon, hipotesa.id,- Aida Hana Safitri salah satu kader Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) meraih prestasi juara I tingkat Nasional cabang Business Plan pada ajang Sahria Economic Competition Nasional 3.0 yang diselenggarakan oleh KSEI Fresh UIN Raden Mas Said Surakarta yang dilaksanakan pada hari Minggu lalu, (17/11/2021).
Aida Hana Safitri salah satu mahasiswa UIN SMH Banten ini tidak menyangka dirinya bisa memenangkan perlombaan Business Plan yang diselenggarakan oleh KSEI Fresh UIN Raden Mas Said.
“Alhamdulillah, senang dan gak nyangka, Kang, soalnya kan awal-awal udah rada pesimis karena saingannya juga dari Universitas-Universitas ternama gitu. Tapi tetep usahain yang terbaik, tetap yakin jika hasil itu pasti sebanding sama usahanya,” kata Aida saat dikonfirmasi via WhatsApp.
Selain itu, Aida menjelaskan dirinya tidak banyak mempersiapkan diri untuk perlombaan Business Plan, karena perlombaannya dilaksanakan secara online, dirinya hanya mempersiapkan persyaratan lomba, kemudian ide bisnis dan materi-materi yang akan dipresentasikan kepada dewan juri.
Dirinya juga berharap business plan yang dibuat bisa direalisasikan dan menjadi referensi untuk orang lain.
“Semoga business plan yang sudah digarap ini kedepannya bisa terealisasikan bukan cuma sekedar planning saja, kemudian semoga bisa terus berkarya lagi supaya bisa memberi manfaat bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga ke orang-orang sekitar,” tutup salah satu Kader IMC tersebut.
Di sisi lain, Arya Abdul Hadi selaku Duta Besar IMC UIN SMH Banten mengungkapkan kebanggaan untuk Aida Ana Safitri salag satu kader IMC UIN SMH Banten atas pencapaian yang diraihnya.
“Saya turut bangga atas pencapaian dari salah satu kader IMC terkhusus mahasiswa UIN SMH Banten, dimana dia mampu bersaing dengan para peserta/mahasiswa dari berbagai kampus yang ikut kompetisi ini dan berhasil menciptakan gagasan/terobosan baru sampai menjadi juara 1 di kompetisi bussines plan,” kata Arya saat di konfirmasi oleh tim hipotesa.id.
Menurut Arya ini adalah contoh yang baik untuk para kader IMC terkhususnya para mahasiswa UIN SMH Banten, menurutnya apapun kemampuan yang dimiliki, itu bisa dikembangkan melalui perlombaan kecil maupun besar, yang mungkin itu bisa menjadi jalan untuk mengembangkan kepercayaan diri serta mampu meningkatkan kualitas diri.
Arya berharap prestasi yang dicapai oleh Aida Hana Safitri bisa memotivasi kader IMC lainnya.
“Semoga ini bisa dapat di contoh oleh seluruh kader IMC, jika memiliki bakat jangan hanya dinikmati dengan kalangan-kalangan terdekat, tapi juga bisa dinikmati oleh kalangan umun,” tutup mahasiswa UIN SMH Banten tersebut.
Ketua Umum Pengurus Pusat IMC, Hariyanto mengapresiasi prestasi yang dicapai oleh salah satu kader IMC tersebut, menurutnya ini merupakan portofolio kader terbaik IMC.
“Saya turut mengapresiasi prestasi gemilang yang didapatkan Teh Aida Hana Safitri sebagai kader terbaik IMC yang mendapatkan juara 1 Bussines plan pada ajang Sharia Economic Competition Nasional 3.0 yang diselenggarakan oleh KSEI fresh UIN Raden Mas Said Surakarta. Ini manifestasi portofolio kader terbaik IMC yang menjunjung tinggi prinsip organisasi. Nilai keteladanan, partisipasi, dan kepedulian. semoga kedepan bisa tumbuh berkembang lagi prestasinya,” ujar Hariyanto.