• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Sunday, November 30, 2025
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Gerbang Tani Banten Tolak Rencana Kebijakan Impor Beras

Redaksi by Redaksi
March 10, 2021
in Berita
0
105
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Serang, hipotesa.id – Langkah Pemerintah Pusat yang akan melakukan impor beras dengan jumlah 1 hingga 1,5 juta ton mendapat penolakan dari Gerakan Petani dan Nelayan (Gerbang Tani) Banten.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerakan Kebangkitan Petani dan Nelayan (Gerbang Tani) Banten Abdul Gofur mengatakan, jika kebijakan impor tersebut tetap dilakukan, dampak terbesar yang akan terjadi yaitu kemerosotan pada pendapatan petani lokal disebabkan turun nya harga jual gabah kering panen.

Baca Juga

Nahkodai PMI Ciwandan, Cecep Irfanudin Ajak PMI Lakukan Tranformasi Gerakan

November 17, 2025

JAM Center Indonesia dan Pemuda Pancasila Gagas Ekonomi Kerakyatan Modern Berbasis Desa

October 29, 2025

“Ya itu, nanti hasil panen para petani lokal yang akan dijual tidak sebanding harganya dengan biaya produksi yang dikeluarkan. Karena harga beras lokal juga bakal turun akibat adanya beras impor,” katanya Rabu, (10/3/2021).

Gofur menilai, rencana impor beras tidak tepat dari sisi waktu, karena berbarengan dengan musim panen para petani. Karena awal Maret hingga Mei, petani di sejumlah daerah memasuki masa panen raya.

“Dalam kondisi bersamaan dengan panen raya dibeberapa daerah, langkah impor beras tidak tepat,” tegas Gofur

Dalam beberapa bulan ke depan, lanjut Gofur, masa panen akan terjadi di daerah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Papua, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, serta Kalimatan Selatan.

“Meskipun import beras masih dalam tahap rencana, tapi sudah mempengaruhi harga jual gabah kering panen petani. Kondisi ini akan dimanfaatkan oleh tengkulak untuk memainkan harga sehingga merugikan petani,” jelasnya

Selain itu, masih dikatakan Gofur, alasan Iron stock baik untuk cadangan yang disampaikan pemerintah juga perlu dikaji kembali. Sebab alasan ini telah menyebabkan kerugian yang dialami oleh jutaan patani di Indonesia dan berlawanan dengan data yang dikeluarkan oleh BPS.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statsistik mencatatkan terjadinya peningkatan produksi panen padi dari tahun 2019 yang mencapai 54.604.033,34 ton  menjadi 54.649.202,24 ton pada tahun 2020. Ada peningkatan mencapai 45.000 ton. Pada kuartal I tahun ini, BPS juga memperkirakan produksi beras akan meningkat 26%.

“Atas dasar itu, kami Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Gerbang Tani dan Nelayan Banten menyerukan menolak rencana impor beras,” tegasnya.

Sebagai bentuk keterwakilan kaum tani, Gofur berharap kepada pemerintah agar membatalkan rencana impor beras. Gerbang Tani menyarankan sebaiknya Bulog mendahulukan penyerapan gabah kering panen dari petani dengan harga yang layak.

“Kita minta pemerintah untuk meningkatkan alokasi anggaran sektor pertanian untuk menjaga stok  beras dan pangan lainnya,” pungkasnya.

(El-Satire)

Tags: PemerintahanPetani
Previous Post

Dugaan Pengkondisian Proyek, APH Diminta Turun Tangan

Next Post

DPRD Provinsi Banten, Sosialisasikan Perda Covid-19

Related Posts

Berita

Nahkodai PMI Ciwandan, Cecep Irfanudin Ajak PMI Lakukan Tranformasi Gerakan

November 17, 2025
Berita

JAM Center Indonesia dan Pemuda Pancasila Gagas Ekonomi Kerakyatan Modern Berbasis Desa

October 29, 2025
Berita

Ketua Tidar Cilegon: Aflahul Aziz Kader Muda Prabowo yang Tepat Pimpin Karang Taruna Cilegon

October 23, 2025
Berita

Bawa Semangat Kolaborasi, FORWARD Siap Sukseskan HPN 2026 di Banten

October 19, 2025
Berita

Refleksi Gerakan 30 September: IMC Ingatkan Luka Sejarah dan September Hitam

September 30, 2025
Berita

Gelar Aksi Unjuk Rasa, HMI Cabang Serang Mengutuk Tindakan Represif Kepolisian

September 1, 2025
Next Post

DPRD Provinsi Banten, Sosialisasikan Perda Covid-19

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Pantai Mandalika Berok Anyer: Liburan Murah, Fasilitas Lengkap

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Puluhan Kendaraan Diminta Putar Balik di Pos Penyekatan Gerem

    35 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Mengenal KH. Sochari Pipitan: Ulama, Wedana, dan Pejuang

    54 shares
    Share 32 Tweet 20
  • Sukardi Resmi Dilantik sebagai Ketua Rukun Nelayan HNSI Bojonegara

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Immanuel Kant, Akal Murni dan Kita

    122 shares
    Share 49 Tweet 31
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In