• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Sunday, October 25, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Refleksi Gerakan 30 September: IMC Ingatkan Luka Sejarah dan September Hitam

Redaksi by Redaksi
September 30, 2025
in Berita
0
16
SHARES
405
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cilegon,hipotesa.id – Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) menggelar refleksi memperingati tragedi Gerakan 30 September sekaligus momentum September Hitam sebagai pengingat luka sejarah bangsa.

Dalam kegiatan yang berlangsung di Landmark Cilegon pada Senin (30/9/2025). Para mahasiswa menegaskan pentingnya menuntaskan kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu dan menolak segala bentuk represi terhadap gerakan rakyat.

Baca Juga

PGK Banten Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dorong Pengawalan Program Prioritas dan Keterlibatan Pemuda

October 23, 2026

Sah, Eks Ketum IMC Hariyanto Nahkodai Organisasi Besutan Bursah Zarnubi di Cilegon

October 23, 2026

Ketua Umum IMC, Ahmad Maki menekankan bahwa, September tidak hanya identik dengan tragedi 1965, tetapi juga mengingatkan publik pada rentetan peristiwa kelam seperti pembunuhan aktivis Munir, kasus Salim Kancil, tragedi Tanjung Priok, serta penembakan mahasiswa dalam peristiwa Semanggi I dan II.

Menurutnya, peristiwa-peristiwa itu menjadi simbol perjuangan rakyat melawan ketidakadilan dan pelanggaran HAM yang hingga kini belum sepenuhnya terselesaikan.

“September Hitam adalah momentum perlawanan moral. Kami tidak akan berhenti bersuara sampai kebenaran ditegakkan dan keadilan diwujudkan,” tegasnya.

Mereka juga menyebut masih maraknya penggunaan kekerasan untuk membungkam suara rakyat sebagai bukti negara gagal memberikan perlindungan hukum yang adil.

Melalui aksi refleksi ini, IMC mengeluarkan empat pernyataan sikap. Pertama, mendesak negara menuntaskan kasus pelanggaran HAM masa lalu secara transparan. Kedua, menolak segala bentuk represi terhadap gerakan rakyat, mahasiswa, maupun aktivis.

Ketiga, mengingatkan bahwa demokrasi sejati hanya akan terwujud apabila negara berpihak pada rakyat, bukan pada segelintir elit. Keempat, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melupakan sejarah, karena melupakan berarti mengulang.

IMC menilai refleksi tragedi Gerakan 30 September dan momentum September Hitam harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk terus mengingat, sekaligus menegaskan kembali pentingnya penegakan keadilan. Mereka juga menolak normalisasi ketidakadilan yang kerap terjadi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Peringatan ini, menurut Maki, bukan hanya ajang mengenang masa lalu, tetapi juga sarana memperkuat kesadaran generasi muda agar lebih kritis terhadap persoalan bangsa. Ia berharap masyarakat Cilegon dan Indonesia secara umum bisa bersatu menolak segala bentuk pelanggaran HAM.

Refleksi ini ditutup dengan ajakan kepada masyarakat untuk lebih terlibat aktif memperjuangkan kebenaran dan keadilan. “Jangan pernah melupakan sejarah. Melupakan sama saja mengulang kesalahan yang sama,” ujar Maki.

Dengan gaung yang dibawa Ikatan Mahasiswa Cilegon, refleksi ini diharapkan menjadi pengingat publik bahwa penegakan HAM bukan sekadar wacana, melainkan kewajiban negara.

Previous Post

Sekretaris PPP Kota Serang Jelaskan Kronologis Muktamar X PPP, Agus Suparmanto Jadi Ketum yang Sah

Next Post

Ditjen Pesantren: Keniscayaan dan Kado Istimewa di Hari Santri Nasional

Related Posts

Berita

PGK Banten Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dorong Pengawalan Program Prioritas dan Keterlibatan Pemuda

October 23, 2026
Berita

Sah, Eks Ketum IMC Hariyanto Nahkodai Organisasi Besutan Bursah Zarnubi di Cilegon

October 23, 2026
Berita

Pengalaman Panjang di Dunia Reserse, Kombes Pol Sigit Haryono Kini Pimpin Ditreskrimsus Kalsel

August 2, 2026
Berita

Di Balik Kalimat Viral tentang Keadilan di DPR, Ada Rekam Jejak Panjang Kombes Sigit Haryono

May 31, 2026
Berita

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026
Berita

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026
Next Post

Ditjen Pesantren: Keniscayaan dan Kado Istimewa di Hari Santri Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Sah, Eks Ketum IMC Hariyanto Nahkodai Organisasi Besutan Bursah Zarnubi di Cilegon

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Helldy-Sanuji Bentuk Tim Transisi, Pengamat Politik: Jangan Sampai Over Power.

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • PGK Banten Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dorong Pengawalan Program Prioritas dan Keterlibatan Pemuda

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Lima Gaya Bercinta Ala Kamasutra

    45 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Kisah Melankonis Kang Parkir

    24 shares
    Share 18 Tweet 12
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In