• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Thursday, March 19, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Perempuan Banten Gelar Aksi IWD, Kohati: Sahkan RUU TPKS

Redaksi by Redaksi
March 8, 2022
in Berita
0
105
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Serang, hipotesa.id – Peringatan Internasional Women’s Day (IWD) dimaknai oleh sejumlah perempuan di Banten dengan menggelar aksi unjuk rasa.

Mereka menuntut implementasi tentang Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia (Permendikbud Ristek RI) Nomor 30 Tahun 2021 dan segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS).

Baca Juga

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026

Aksi tersebut dilakukan di Depan Kampus Universitas Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Ciceri, Kota Serang, Selasa (8/3/2022).

“Tuntutan aksi kami hari ini adalah mendukung atas implementasi yang serius tentang Permendikbud Ristek No. 30 Tahun 2021 dan Sah kan RUU PPKS sebagai payung perlindungan hukum kekerasan korban seksual,” Ujar Formatur Ketua Umum Kohati HMI Cabang Serang Amalia Choirunnisa.

Amalia menyampaikan, IWD bukan hanya sekedar sebuah peringatan setiap tahun. Tetapi, ini menjadi refleksi besar-besaran untuk kaum perempuan menyuarakan apa yang selama ini dibungkam.

“Bagaimana kita mau membicarakan tentang kesadaran kesetaraan, kalau sampai hari ini perempuan masih menjadi korban kekerasan. Menjadi evaluasi besar kita bersama adalah tidak adanya perlindungan hukum untuk korban kekerasan seksual,” ungkapnya

“Sehingga perempuan masih saja terjebak dalam ruang-ruang yang tumpul,” tambahnya

Senada dengan itu, Wina Setiawati, Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) Kota Serang mengatakan, Aksi ini merupakan satu bentuk perjuangan perempuan dan perjuangan kemanusiaan melawan ketertindasan, dengan semakin maraknya kejahatan seksual yang terjadi saat ini.

“Korbannya bukan hanya terjadi pada perempuan tapi juga banyak laki-laki, bahkan anak-anak kecil yang tak berdosa, bentuk kemanusiaan ini yang harus sama2 kita perjuangkan,” katanya

“Jangan sampai diri kita, keluarga kita, atau orang-orang terdekat kita menjadi korbannya baru kita mau menyadari,” pungkasnya.

Previous Post

Peduli Korban Banjir Serang, HMR Salurkan Bantuan

Next Post

PCNU Kabupaten Serang Bulat Dukung Rois Syuriah untuk Jadi Ketua MUI

Related Posts

Berita

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026
Berita

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026
Berita

PJ KaDes Samparwadi Lakukan Safari Ramadan dengan Tarling (Tarawih Keliling)

February 26, 2026
Berita

Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

February 14, 2026
Berita

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026
Berita

Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

January 7, 2026
Next Post

PCNU Kabupaten Serang Bulat Dukung Rois Syuriah untuk Jadi Ketua MUI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • H. Diran, Ketua Pokmas Kelurahan Kebondalem, Purwakarta, Kota Cilegon, Berhasil Membangun Rutilahu dan Drainase Pagar Makam

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Wakil Ketua DPRD Banten, Sikapi Pengunduran Diri Sekda

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Aliansi Mahasiswa Pemuda Tangerang, Sepakat Monolak Program RW NET

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Seburuk-Buruk Ulama adalah Ulama yang Mengunjungi Penguasa, Benarkah Demikian?

    213 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In