• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Wednesday, January 7, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Gubernur Banten Diminta Copot Sekda

Redaksi by Redaksi
April 1, 2021
in Berita, Pemerintahan
2
106
SHARES
2.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banten, hipotesa.id – Sejumlah pihak yang tergabung dalam presidium Non Government Organization (NGO) Banten, meminta agar Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dan Ketua DPRD Banten, mencopot jabatan Al Muktabar sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, karena dianggap telah membuat kebijakan yang menyebabkan terjadinya kekisruhan di Provinsi Banten.

Diketahui, sebelum melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD Banten, NGO Banten terlebih dahulu beraudiensi di Kejati Banten.

Baca Juga

Dukungan Total Suporter untuk Kemenangan Adhyaksa FC Taklukan Garudayaksa di Laga Lanjutan Liga 2 Indonesia

January 6, 2026

FORWARD Agendakan Purnama Budaya, Diskusi Bulanan di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon

December 30, 2025

Koordinator lapangan NGO Banten, Kamaludin mengatakan, usai mencermati sejumlah peristiwa yang terkait kebijakan Sekda Banten, pihaknya menilai hal tersebut kemudian menimbulkan kontroversi, sehingga menyebabkan terjadinya kegaduhan Provinsi Banten.

“Kontroversi ini kemudian muncul ke permukaan mengenai seputar kekuasaan,” ujarnya, disela-sela audiensi bersama anggota DPRD Banten. Kamis, (01/04/2021).

Adapun sejumlah permasalahan yang dianggap menyebabkan kontroversi, yakni ada delapan point. Pertama, mengenai proses mutasi dan promosi pejabat di Lingkungan Pemprov Banten. Kedua, sejak Akhir Tahun 2019, regulasi terhadap penempatan seorang Direktur di RSUD Malingping, baik Plt maupun definitifnya tidak pernah ditetapkan, malah dirangkap Jabatan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Ke tiga, lanjut Kamal, paket 169 miliar PL PUPR Banten yang ditayangkan lelang lalu dihilangkan tayangannya. Ke empat, paket yang saat ini dilelangkan jalan Boru-Cikeusal, nilai pagu paket Rp.309.840.000.000,-. Sementara diduga pembebasan lahannya belum tuntas.

Lalu ke lima, lanjut Kamal. Proyek PL 2,5 miliar (SIMRS) untuk RSUD Malingping yang menjadi kontroversi. Ke enam, Dana Bagi Hasil (DBH) yang membuat protes Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.

Ke tujuh, Dana PEN yang ternyata ada bunga pinjaman. Ke delapan, heboh adanya oknum yang dekat dengan kekuasaan untuk mengkondisikan proyek, sehingga ramai diperbincangkan ke permukaan menjadi antiklimaks terhadap kondisi real terhadap situasi dan kondisi Rakyat Banten yang saat ini tengah berjuang menghadapi musibah atas terjadinya wabah pandemi covid-19.

Menurut Kamal, dari renteten panjang Regulasi yang dianggap selalu mengundang kontroversi tersebut, pihaknya Meminta secara tegas agar Gubernur Banten dan Pimpinan DPRD Banten, segera merekomendasikan Kepada Presiden RI c.q Mendagri RI untuk mencopot Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Al Muktabar dari Jabatannya.

“Kami minta agar Sekda Banten dicopot dari jabatannya, agar tidak kembali membuat kebijakan yang kontroversi,” tegasnya.

(A.dp)

Tags: BeritaPemerintahan
Previous Post

Indoktrinasi Radikalisme Terhadap Milenial Sangat Berbahaya

Next Post

Derby Jatim Berakhir Imbang

Related Posts

Berita

Dukungan Total Suporter untuk Kemenangan Adhyaksa FC Taklukan Garudayaksa di Laga Lanjutan Liga 2 Indonesia

January 6, 2026
Berita

FORWARD Agendakan Purnama Budaya, Diskusi Bulanan di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon

December 30, 2025
Berita

PMII Mengecam Keras Sikap Arogan Ketua DPD KNPI Kota Cilegon

December 9, 2025
Berita

Layangkan Kritik Keras, IMC Sebut Slogan “KNPI Satu” Hanya Omong Kosong

December 7, 2025
Berita

Gen Cilegon Ajak Generasi Muda Mengenal Perjuangan Ki Wasyid dalam Acara “Ngababad Tanah Baja”

November 30, 2025
Berita

Nahkodai PMI Ciwandan, Cecep Irfanudin Ajak PMI Lakukan Tranformasi Gerakan

November 17, 2025
Next Post

Derby Jatim Berakhir Imbang

Comments 2

  1. Pingback: Pengurus Bapera di Banten Ramai-Ramai Mundur - Hipotesa
  2. Pingback: Pengurus Bapera di Banten Ramai-Ramai Mengundurkan Diri - Hipotesa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Dukungan Total Suporter untuk Kemenangan Adhyaksa FC Taklukan Garudayaksa di Laga Lanjutan Liga 2 Indonesia

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Seburuk-Buruk Ulama adalah Ulama yang Mengunjungi Penguasa, Benarkah Demikian?

    213 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Sekjen DPAC BBP Wanasalam Kecam Peredaran Miras Di Kecamatan Wanasalam

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Lima Gaya Bercinta Ala Kamasutra

    45 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Kendala Finansial Menjadi Faktor Banyaknya Anak-anak yang Putus Sekolah

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In