• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Saturday, March 7, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Gubernur Banten Diminta Copot Sekda

Redaksi by Redaksi
April 1, 2021
in Berita, Pemerintahan
2
106
SHARES
2.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Banten, hipotesa.id – Sejumlah pihak yang tergabung dalam presidium Non Government Organization (NGO) Banten, meminta agar Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dan Ketua DPRD Banten, mencopot jabatan Al Muktabar sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, karena dianggap telah membuat kebijakan yang menyebabkan terjadinya kekisruhan di Provinsi Banten.

Diketahui, sebelum melakukan audiensi dengan pimpinan DPRD Banten, NGO Banten terlebih dahulu beraudiensi di Kejati Banten.

Baca Juga

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026

PJ KaDes Samparwadi Lakukan Safari Ramadan dengan Tarling (Tarawih Keliling)

February 26, 2026

Koordinator lapangan NGO Banten, Kamaludin mengatakan, usai mencermati sejumlah peristiwa yang terkait kebijakan Sekda Banten, pihaknya menilai hal tersebut kemudian menimbulkan kontroversi, sehingga menyebabkan terjadinya kegaduhan Provinsi Banten.

“Kontroversi ini kemudian muncul ke permukaan mengenai seputar kekuasaan,” ujarnya, disela-sela audiensi bersama anggota DPRD Banten. Kamis, (01/04/2021).

Adapun sejumlah permasalahan yang dianggap menyebabkan kontroversi, yakni ada delapan point. Pertama, mengenai proses mutasi dan promosi pejabat di Lingkungan Pemprov Banten. Kedua, sejak Akhir Tahun 2019, regulasi terhadap penempatan seorang Direktur di RSUD Malingping, baik Plt maupun definitifnya tidak pernah ditetapkan, malah dirangkap Jabatan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten.

Ke tiga, lanjut Kamal, paket 169 miliar PL PUPR Banten yang ditayangkan lelang lalu dihilangkan tayangannya. Ke empat, paket yang saat ini dilelangkan jalan Boru-Cikeusal, nilai pagu paket Rp.309.840.000.000,-. Sementara diduga pembebasan lahannya belum tuntas.

Lalu ke lima, lanjut Kamal. Proyek PL 2,5 miliar (SIMRS) untuk RSUD Malingping yang menjadi kontroversi. Ke enam, Dana Bagi Hasil (DBH) yang membuat protes Kabupaten/Kota di Provinsi Banten.

Ke tujuh, Dana PEN yang ternyata ada bunga pinjaman. Ke delapan, heboh adanya oknum yang dekat dengan kekuasaan untuk mengkondisikan proyek, sehingga ramai diperbincangkan ke permukaan menjadi antiklimaks terhadap kondisi real terhadap situasi dan kondisi Rakyat Banten yang saat ini tengah berjuang menghadapi musibah atas terjadinya wabah pandemi covid-19.

Menurut Kamal, dari renteten panjang Regulasi yang dianggap selalu mengundang kontroversi tersebut, pihaknya Meminta secara tegas agar Gubernur Banten dan Pimpinan DPRD Banten, segera merekomendasikan Kepada Presiden RI c.q Mendagri RI untuk mencopot Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Al Muktabar dari Jabatannya.

“Kami minta agar Sekda Banten dicopot dari jabatannya, agar tidak kembali membuat kebijakan yang kontroversi,” tegasnya.

(A.dp)

Tags: BeritaPemerintahan
Previous Post

Indoktrinasi Radikalisme Terhadap Milenial Sangat Berbahaya

Next Post

Derby Jatim Berakhir Imbang

Related Posts

Berita

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026
Berita

PJ KaDes Samparwadi Lakukan Safari Ramadan dengan Tarling (Tarawih Keliling)

February 26, 2026
Berita

Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

February 14, 2026
Berita

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026
Berita

Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

January 7, 2026
Berita

Dukungan Total Suporter untuk Kemenangan Adhyaksa FC Taklukan Garudayaksa di Laga Lanjutan Liga 2 Indonesia

January 6, 2026
Next Post

Derby Jatim Berakhir Imbang

Comments 2

  1. Pingback: Pengurus Bapera di Banten Ramai-Ramai Mundur - Hipotesa
  2. Pingback: Pengurus Bapera di Banten Ramai-Ramai Mengundurkan Diri - Hipotesa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Segudang Pengalaman dan Prestasi Pengamat Menilai Komarudin Layak Jadi Bupati Tangerang

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Kritisi Perppu Cipta Kerja, AHY: Hukum Dibentuk untuk Melayani Kepentingan Rakyat, Bukan Kepentingan Elite

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Jelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Cilegon Merangkak Naik

    24 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Kadin Jabar Diminta Ambil Alih Muskota Kadin Depok

    22 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Tata Kelola Pemilihan Kepala Desa

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In