• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Saturday, February 21, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang: Cabai Rawit Paling Mahal

Redaksi by Redaksi
February 19, 2021
in Berita, Ekonomi dan Bisnis
0
105
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cilegon, hipotesa.id – Pedagang di pasar Kavling blok F dan pasar Keranggot kota Cilegon mengeluhkan sejumlah harga bahan pokok yang naik. Berdasarkan data yang dihimpun, kenaikan tertinggi ada pada komoditas cabai rawit yang naik hingga dikisaran Rp.100 – 115 ribu per kilogram.

Selain cabai rawit, sejumlah bahan pokok yang lain pun seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai merah ikut naik. Bawang merah yang semula dikisaran harga Rp. 30 ribu per kilogram naik menjadi Rp.35 ribu. Sementara bawang putih yang sebelumnya Rp.28 ribu per kilogram naik menjadi Rp.30 ribu, dan cabai merah sebslumnya Rp.40 ribu per kilogram naik menjadi Rp.50 ribu. Kenaikan harga bahan pokok dari sejumlah pedagang di dua pasar tersebut terbilang variatif disebabkan pemasoknya yang berbeda-beda.

Baca Juga

Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

February 14, 2026

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026

Akibat kenaikan bahan-bahan dapur tersebut berdampak signifikan pada daya beli masyarakat yang rendah dan pendapatan pedagang, terlebih saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid- 19.

Saat wartawan menanyakan ke salah satu pedagang yang tidak ingin disebut namanya mengenai kenaikan harga tersebut ia mengaku, pendapatannya menurun sangat drastis dan hal itu menyebabkan dirinya terkadang sulit mengembalikan modal, ditambah situasi pandemi yang tak kunjung usai.

“Bukan drastis-drastis lagi, kang, ini mah anjlog banget,” katanya saat diwawancara (19/02/21)

Hal serupa pun disampaikan oleh SN (42), yang juga namanya tidak ingin disebut. Dirinya menyebutkan karena berdagang sudah menjadi sumber mata pencahariannya, ketika harga bahan pokok naik dirinya mencoba berusaha mensiasati dengan mengurangi besaran pembelanjaannya.

“Misalkan yang tadinya pengeluaran nya 10-20 kilogram sekarang mah karena naik jadi dikurangin. Apalagi cabai rawit, sekarang mah beli nya 5 kilogram aja, soal nya paling mahal,” ujarnya.

Kenaikan harga bahan pokok terutama cabai rawit dikeluhkan juga oleh H, yang berstatus ibu rumah tangga. Akibatnya, ia harus meminta biaya tambahan pada sang suami guna membeli cabai rawit yang sering dijadikan bahan tambahan sambal agar menambah cita rasa.

“Naik nya gak kira-kira, kang. Makanya beli nya juga paling sedikit aja lah” ungkapnya. (Sentot)

Tags: Harga CabaiKota CilegonPasar Keranggot
Previous Post

Dinilai Minim Konsep, Bank Sampah Kurang Efektif

Next Post

Menguatkan Iman di Musim Pandemi Covid-19

Related Posts

Berita

Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

February 14, 2026
Berita

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026
Berita

Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

January 7, 2026
Berita

Dukungan Total Suporter untuk Kemenangan Adhyaksa FC Taklukan Garudayaksa di Laga Lanjutan Liga 2 Indonesia

January 6, 2026
Berita

FORWARD Agendakan Purnama Budaya, Diskusi Bulanan di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon

December 30, 2025
Berita

PMII Mengecam Keras Sikap Arogan Ketua DPD KNPI Kota Cilegon

December 9, 2025
Next Post

Menguatkan Iman di Musim Pandemi Covid-19

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Pertamina Bangun Posyandu, untuk Tingkatkan Kesehatan Warga Gerem

    37 shares
    Share 15 Tweet 9
  • PGSB Santuni Anak Yatim dan Dhuafa, Contoh Nyata Kepedulian Pengusaha

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Robert Baden Powell, Bapak Pendiri Gerakan Kepanduan Internasional

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Kisah Seorang Istri dengan Fadilah Basmalah

    40 shares
    Share 27 Tweet 17
  • Lima Gaya Bercinta Ala Kamasutra

    45 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In