• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Monday, September 7, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Pendiri NU Hilang Dalam Kamus Sejarah, Ini Kata Nahdliyyin Banten

Redaksi by Redaksi
April 22, 2021
in Berita
0
105
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Serang, hipotesa.id – Warga Nahdliyyin Banten, Hamdan Suhaemi angkat bicara terkait beredarnya draf kamus sejarah Indonesia yang tidak mencantumkan pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH. Hasyim Asy’ari, sebagai tokoh yang memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan dan kemerdekaan Indonesia.

Menurutnya, Kemendikbud sangat ceroboh dan tidak teliti. Ia mempertanyakan, bagaimana bisa seorang ulama pendiri NU, Hadratus Syekh KH. Hasyim Asy’ari, hilang dalam entry kamus sejarah Indonesia.

Baca Juga

Pengalaman Panjang di Dunia Reserse, Kombes Pol Sigit Haryono Kini Pimpin Ditreskrimsus Kalsel

August 2, 2026

Di Balik Kalimat Viral tentang Keadilan di DPR, Ada Rekam Jejak Panjang Kombes Sigit Haryono

May 31, 2026

“Saya secara pribadi sekaligus warga Nahdliyyin sangat menyesal dan kecewa berat atas kejadian ini, kepada orang-orang Kemendikbud,” ucapnya Kamis, (22/4/2021)

Draf kamus sejarah Indonesia Jilid I dan II yang yang memuat informasi atau istilah kesejarahan dalam kurun waktu 1900 hingga 1988 dinilai memiliki banyak kejanggalan.

Padahal, lanjut Hamdan, KH. Hasyim Asy’ari dikenal sebagai pahlawan nasional yang memiliki catatan sejarah penting dalam mendorong tercapainya kemerdekaan Indonesia.

“Ada apa ini di Kemendikbud? Ini seolah-olah ada sistem yang dibuat menjadi kunci oleh orang-orang eks HTI untuk membuat aturan main di dalam Kemendikbud,” ujarnya.

Hamdan menilai, nama-nama tokoh yang tidak jelas kontribusinya dalam proses pembentukan maupun pembangunan bangsa, seperti Abu Bakar Ba’asyir justru masuk entry kamus sejarah Indonesia.

“Saya perhatian penuh kejadian ini, karena memang Kemendikbud ini kayaknya ladangnya orang-orang eks HTI dengan agenda besarnya untuk kemudian nanti menggerogoti keutuhan NKRI,” ujarnya.

Dirinya meminta kepada Kemendikbud untuk segera menarik draf kamus sejarah Indonesia dari peredarannya. Jika tidak segera ditarik, Hamdan memprediksikan akan ada gelombang besar dari orang-orang NU untuk memprotes kebijakan Kemendikbud.

“Jadi, masukan saya cepat tarik dari peredarannya. Kalau tidak, akan ada protes besar-besaran dari warga NU,” tegasnya

Namun Kemendikbud telah membantah draf kamus yang beredar luas di masyarakat, tidak resmi dan bulan dari Kemendikbud.

“Dokumen tidak resmi yang sengaja diedarkan di masyarakat oleh kalangan tertentu merupakan salinan lunak (softcopy) naskah yang masih perlu penyempurnaan. Naskah tersebut tidak pernah kami cetak dan edarkan kepada masyarakat,” kata Direktur Kebudayaan Kemendikbud Hilmar, seperti dikutip dari laman resmi Kemendikbud, Selasa (20/4/2021)

Hilmar menuturkan, naskah buku tersebut disusun pada tahun 2017, sebelum periode kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.

Hilmar juga menegaskan, Kemendikbud tidak akan mengesampingkan sejarah bangsa Indonesia, termasuk, sosok pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari.

“Kemendikbud selalu berefleksi pada sejarah bangsa dan tokoh-tokoh yang ikut membangun Indonesia, termasuk Hadratus Syech Hasyim Asy’ari dalam mengambil kebijakan di bidang pendidikan dan kebudayaan,” kata Hilmar.

Reporter: Uqel El Satire
Editor: Bd Chandra

Tags: Nadhatul UlamaSerang
Previous Post

Kelompok Penyanyi Jalanan Dapat Beasiswa Kuliah Gratis di UPG

Next Post

Pengurus Bapera di Banten Ramai-Ramai Mengundurkan Diri

Related Posts

Berita

Pengalaman Panjang di Dunia Reserse, Kombes Pol Sigit Haryono Kini Pimpin Ditreskrimsus Kalsel

August 2, 2026
Berita

Di Balik Kalimat Viral tentang Keadilan di DPR, Ada Rekam Jejak Panjang Kombes Sigit Haryono

May 31, 2026
Berita

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026
Berita

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026
Berita

PJ KaDes Samparwadi Lakukan Safari Ramadan dengan Tarling (Tarawih Keliling)

February 26, 2026
Berita

Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

February 14, 2026
Next Post

Pengurus Bapera di Banten Ramai-Ramai Mengundurkan Diri

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Polda Banten Tahan Eks Sekdis DLH Cilegon Terkait Kasus Suap Proyek TPT Rp 1,4 Miliar

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • PC Pergunu Kota Cilegon Rayakan Milad ke-2 dengan Lomba MTQ

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Yang Bergizi dan Yang Beracun

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Cilegon United Resmi Ganti Nama

    144 shares
    Share 58 Tweet 36
  • Kisah Seorang Istri dengan Fadilah Basmalah

    40 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In