• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Sunday, August 31, 2025
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Gelar Unjuk Rasa, KMS 30 Sebut Pemprov Banten Gagal Memberantas Korupsi

Redaksi by Redaksi
April 30, 2021
in Berita
0
104
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Serang, hipotesa.id – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Komunitas Soedirman 30 (KMS 30) melakukan aksi unjuk rasa di depan Rumah Dinas Gubernur Banten. Jumat (30/4/2021).

Dalam aksinya, mereka menilai Gubernur Banten Wahidin Halim, dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi, telah gagal membuktikan komitennya dalam memberantas korupsi di Banten.

Baca Juga

Tidar Kota Cilegon Gelar Tunas, Tiyandi: Komitmen Perjuangan Politik dan Sosial

August 31, 2025

Tingkatkan Kreativitas Warga, Karang Taruna Desa Batukuda Gelar Beragama Perlombaan di HUT RI ke-80

August 18, 2025

Koordinator Umum KMS 30 Fikri Maswandi, mengatakan sepanjang sejarahnya, tindak pidana korupsi selalu memperparah keadaan masyarakat.

“Pemprov gagap dalam menjelaskan anggaran yang dialokasikan untuk segala kebutuhan kerja Pemprov pada masyarakat. Ketidaktransparan Pemprov membawa terjadinya korupsi di Banten,” kata Fikri melalui rilis yang diterima hipotesa.id

Padahal, menurut Fikri, Pemerintah Provinsi Banten selalu menggembar-gemborkan komitmennya melawan korupsi di wilayah Banten serta mereformasi birokrasi.

“Tapi nyatanya, kasus korupsi malah bertambah. Kasus korupsi dana hibah pondok pesantren senilai Rp117 miliar serta UPT Samsat Malingping senilai Rp4,6 miliar, menambah daftar panjang sejarah buruk Provinsi Banten. WH-Andika sebagai gubernur dan wakil gubernur tidak bisa menjelaskan arti dari kata korupsi pada bawahannya,” ucapnya.

Tak hanya itu, langkah Gubernur Banten Wahidin Halim yang telah melaporkan langsung kasus dana hibah pondok pesantren dinilai Fikri sebagai ajang pencitraan.

“Dalam situasi demikian, seolah WH-Andika ingin cuci tangan. seolah tidak merasa bersalah, padahal bentuk semua kerja Pemprov Banten mestinya menjadi tanggung jawab kepala daerah,” sambungnya.

Masih kata Fikri, kasus korupsi yang saat ini terjadi di Banten, bertolak belakang dengan penghargaan yang diberikan KPK kepada Banten pada 9 Desember 2019, sebagai daerah yang mampu mengimplementasikan pencegahan korupsi melalui Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK dalam beberapa tahun terakhir.

“Ironis sekali kalau masih disematkan pada Pemprov Banten yang mempunyai naluri niat mereformasi birokrasi bebas korupsi. WH-Andika dalam hal ini amat sangat tidak betul dalam mengimplementasi kan visi- misinya yang ingin good governance bebas korupsi,” tutupnya.

Reporter: Birin Sinichi
Editor: Bd Chandra

Tags: BantenBeritaKorupsi
Previous Post

Memahami Kemalangan

Next Post

Terapi Penyakit Pelit menurut Ibn Jawzi

Related Posts

Berita

Tidar Kota Cilegon Gelar Tunas, Tiyandi: Komitmen Perjuangan Politik dan Sosial

August 31, 2025
Berita

Tingkatkan Kreativitas Warga, Karang Taruna Desa Batukuda Gelar Beragama Perlombaan di HUT RI ke-80

August 18, 2025
Berita

Tb Rizky Andika Kritisi Kinerja PT Krakatau Steel, Minta Negara Lakukan Perbaikan Signifikan

August 16, 2025
Berita

Warga Zona Kent Taman Krakatau Gelar Peringatan HUT RI ke-80 dengan Meriah

August 16, 2025
Berita

DPD KNPI Cilegon Gelar Konsolidasi Upaya Jaga Persatuan dan Kesatuan Pemuda Mahasiswa

August 7, 2025
Berita

DPD KNPI Cilegon Gelar Fun Football Sebagai Ajang Silaturahmi di HUT KNPI ke-52

July 25, 2025
Next Post

Terapi Penyakit Pelit menurut Ibn Jawzi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Tidar Kota Cilegon Gelar Tunas, Tiyandi: Komitmen Perjuangan Politik dan Sosial

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Ekspedisi Kemanusiaan, Dinsos Kota Serang Bagikan Sembako

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Lima Gaya Bercinta Ala Kamasutra

    45 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Banyak Permintaan, Sekolah Filsafat Averroes Kembali Buka Extension Course Epistemologi Islam

    74 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Hidup Tanpa Cinta: Sebuah Kehancuran atau Keindahan

    21 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In