• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Sunday, August 31, 2025
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Cak Nawa Sebut Masa Depan Bangsa Ditangan Para Remaja

Redaksi by Redaksi
April 20, 2022
in Berita
0
32
SHARES
805
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Serang, hipotesa.id – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten, M. Nawa Said Dimyati, menyebutkan bahwa masa depan bangsa bergantung terhadap anak usia remaja saat ini.

Dengan demikian dirinya meminta kepada seluruh para pemuda untuk terus belajar melakukan hal positif.

Baca Juga

Tidar Kota Cilegon Gelar Tunas, Tiyandi: Komitmen Perjuangan Politik dan Sosial

August 31, 2025

Tingkatkan Kreativitas Warga, Karang Taruna Desa Batukuda Gelar Beragama Perlombaan di HUT RI ke-80

August 18, 2025

Hal tersebut disampaikan M. Nawa Said Dimyati saat menjadi salah satu narasumber acara wawasan kebangsaan yang diselenggarakan DPK KNPI Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Senin (18/4/2022) kemarin.

Menurutnya, peran orang tua, guru dan lingkungan menjadi penting bagi anak usia remaja agar menjadi generasi yang positif yang mampu membawa masa depan bangsa lebih baik.

“Masa depan bangsa dan negara itu ada di pundak kalian, bukan di pundak kami. belajar, belajar dan belajar serta bertanggung jawab, insyallah kalian akan menjadi anak-anak yang mengharumkan bangsa, mengharumkan Pakuhaji dan mengharumkan keluarga besar kita bersama,” katanya.

Pria yang akrab disapa Cak Nawa juga mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara telah melibatkan para siswa dalam seminar wawasan kebangsaan.

Cak Nawa juga berkisah, ketika bung Hatta berusia 27 tahun yang di adili di pengadilan internasional Den Haag Belanda sampai kemudian pledoinya keluar, dan di sebut dengan Indonesa merdeka, begitu juga bung Karno saat  berusia 29 tahun ia menulis pembelaannya dengan Indonesa menggugat.

“Alhamdulillah Camat Pakuhaji pak Asmawi dan KNPI Pakuhaji mengundang adik-adik untuk mengikuti kegiatan seminar wawasan kebangsaan, akan tetapi ke depan kegiatannya jangan sampai hanya di jadikan objek penerima tetapi juga harus menjadi subjek,” ujarnya.

Selain itu juga, M. Nawa Said Dimyati mengungkapkan wawasan kebangsaan bisa di sebut dengan GEO politik menjaga kepentingan.

“Jadi ketika kita berbicara masalah wawasan kebangsaan sebetulnya itu sudah terjawab di undang-undang dasar (UUD) 1945 dan Pancasila terkait falsafah bangsa,” tukasnya. ***

Tags: BantenCak NawaDemokrat
Previous Post

Akomodir Pembalap Liar, IMI Cilegon Siapkan Trek Resmi

Next Post

Datangi Kejagung RI, AMC Beberkan Sejumlah Dugaan Kasus Korupsi PT KS

Related Posts

Berita

Tidar Kota Cilegon Gelar Tunas, Tiyandi: Komitmen Perjuangan Politik dan Sosial

August 31, 2025
Berita

Tingkatkan Kreativitas Warga, Karang Taruna Desa Batukuda Gelar Beragama Perlombaan di HUT RI ke-80

August 18, 2025
Berita

Tb Rizky Andika Kritisi Kinerja PT Krakatau Steel, Minta Negara Lakukan Perbaikan Signifikan

August 16, 2025
Berita

Warga Zona Kent Taman Krakatau Gelar Peringatan HUT RI ke-80 dengan Meriah

August 16, 2025
Berita

DPD KNPI Cilegon Gelar Konsolidasi Upaya Jaga Persatuan dan Kesatuan Pemuda Mahasiswa

August 7, 2025
Berita

DPD KNPI Cilegon Gelar Fun Football Sebagai Ajang Silaturahmi di HUT KNPI ke-52

July 25, 2025
Next Post

Datangi Kejagung RI, AMC Beberkan Sejumlah Dugaan Kasus Korupsi PT KS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Tidar Kota Cilegon Gelar Tunas, Tiyandi: Komitmen Perjuangan Politik dan Sosial

    9 shares
    Share 4 Tweet 2
  • Ekspedisi Kemanusiaan, Dinsos Kota Serang Bagikan Sembako

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Lima Gaya Bercinta Ala Kamasutra

    45 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Banyak Permintaan, Sekolah Filsafat Averroes Kembali Buka Extension Course Epistemologi Islam

    74 shares
    Share 14 Tweet 9
  • Hidup Tanpa Cinta: Sebuah Kehancuran atau Keindahan

    21 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In