• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Monday, February 9, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Nelayan Binuangeun Desak DKP Banten Tertibkan Kapal Tongkang

Redaksi by Redaksi
June 15, 2021
in Berita
0
21
SHARES
801
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lebak, hipotesa.id – Nelayan Binuangen, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, kecewa terhadap pemerintah Provinsi Banten. Hal itu lantaran surat audiensi yang dilayangkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) perihal kapal tongkang  pengangkut batu bara yang mengancam keselamatan nelayan tak kunjung di respon.

Sekretaris Paguyuban Nelayan Binunganen Supandi menuturkan, bahwa pihaknya merasa kecewa atas respon yang diberikan DKP Pemprov Banten. Pasalnya, surat audiensi yang dikirimkan para nelayan atas kejadian tersebut tak kunjung mendapatkan respon positif.

Baca Juga

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026

Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

January 7, 2026

Padahal, peristiwa tersebut mengancam keselamatan dan mata pencaharian para nelayan yang berada di Binuangeun. Ironinya, lanjut Supandi, kejadian tersebut sudah dua kali terjadi dan pihaknya juga sudah berkirim surat sebanyak dua kali.

“Ini sudah berlarut-larut tidak ada tindak lanjut dari pemerintah. Padahal, kita sudah melayangkan surat audiensi bahkan sudah 2 kali pada tahun 2019 dan tahun 2021,” kata Supandi saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon seluler, Selasa (15/6/2021).

Bahkan, dikatakan Supandi, pada tahun 2019 kejadian tersebut menelan korban jiwa karena terjadi laka luat karena nelayan di tabrak oleh kapal tongkang pengangkut batu bara.

“Bahkan ada kejadian nelayan yang di tabrak sampe meninggal dunia pada tahun 2019, untuk bulan dan tanggal kejadian saya lupa,” pungkasnya.

Oleh karena itu, dirinya meminta pemerintah menanggapi secara serius kejadian kapal tongkang pengangkut batu bara yang akan di pasok ke dua perusahaan, yakni PT Cemindo Gemilang dan PLTU Pelabuhan Ratu.

“Harapan ya ada solusi dari duduk bersama antara nelayan, pihak pengusaha dan pemerintah. Karena bagaimanapun kita (nelayan) sudah memberikan jasa pada pemerintah dengan menghasilkan PAD setiap tahunnya, dan itu harus di perhitungankan oleh pemerintah. Apabila ini tidak segera ditindaklanjuti maka ini bakal menghilangkan mata pencaharian nelayan,” tuturnya.

Sementara, Kabag TU DKP KCD Selatan, Hapid, saat dikonfirmasi mengklaim, bahwa aduan dari para nelayan Binuangeun sudah dikonfirmasikan kepada atasanya. Pihaknya juga akan mengatur waktu pertemuan dengan nelayan.

“Terkait hal ini, kami sudah konsultasikan ke ibu kadis, dan sesuai arahan beliau, nanti pak kabid tangkap yang akan mengadakan kegiatan pertemuan dengan perwakilan nelayan,” ujarnya.

Mudah-mudahan, lanjut Hapid, pertemuan itu bisa digelar minggu depan. “Mudah-mudahan minggu depan sudah diagendakan untuk pembahasan atau penerimaan audiensi dengan perwakilan para nelayan,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Para Nelayan Binuangeun Merasa Terancam dengan adanya Kapal Besar Bermuatan Batu Bara. Kapal Besar muatan batu bara yang diduga sebagai pemasok bahan bakar di Sebuah Perusahaan di Bayah, Kerap menggunakan jalur laut nelayan dalam menangkap ikan.

Nelayan juga mengaku merasa dirugikan, atas adanya aktivitas kapal besar muatan batu bara. Lantaran jaring alat tangkap Ikan para nelayan, kerap rusak dan hilang akibat terseret oleh kapal besar itu. “Jaringnya pada rusak, sering itu.” kata Tabria salah seorang Nelayan Binuangeun, Senin (14/03/2021).

Reporter: Birin Sinichi
Editor: ARD

Tags: BeritaLebak
Previous Post

Diduga Ada kebocoran Retribusi, Kepala UPT Perparkiran dipanggil Kejari

Next Post

Pelaku Pencurian Bobol Toko, Berhasil diamankan Satreskrim Polres Cilegon

Related Posts

Berita

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026
Berita

Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

January 7, 2026
Berita

Dukungan Total Suporter untuk Kemenangan Adhyaksa FC Taklukan Garudayaksa di Laga Lanjutan Liga 2 Indonesia

January 6, 2026
Berita

FORWARD Agendakan Purnama Budaya, Diskusi Bulanan di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon

December 30, 2025
Berita

PMII Mengecam Keras Sikap Arogan Ketua DPD KNPI Kota Cilegon

December 9, 2025
Berita

Layangkan Kritik Keras, IMC Sebut Slogan “KNPI Satu” Hanya Omong Kosong

December 7, 2025
Next Post

Pelaku Pencurian Bobol Toko, Berhasil diamankan Satreskrim Polres Cilegon

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • JAM Center Indonesia dan Pemuda Pancasila Gagas Ekonomi Kerakyatan Modern Berbasis Desa

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Kehidupan Seorang Pemulung Perkotaan

    138 shares
    Share 55 Tweet 35
  • Haura Al-Insiyyah Tokoh Feminisme dari Islam

    140 shares
    Share 56 Tweet 35
  • Ketua IKA PMII Kota Cilegon Apresiasi Kinerja Dirut PT KS

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In