• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Saturday, April 18, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Ricky Kurniawan Kritik Utang Negara: Apa Tidak Memikirkan Rakyat dan Generasi Selanjutnya

Redaksi by Redaksi
December 3, 2022
in Berita, Pemerintahan
0
33
SHARES
1k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tangerang, hipotesa.id – Deputi Badan Komunikasi dan Strategi DPP Partai Demokrat, Ricky Kurniawan Chairul, singgung beban utang negara di era pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang melambung tinggi.

Menurutnya, bahwa saat ini pemerintah perlu segera mencegah penggunaan uang yang terbilang sangat tinggi. Sebab utang yang tinggi akan memberikan beban dan resiko besar terhadap pemerintahan selanjutnya.

Baca Juga

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026

“Utang itu dibayar dan dilunasi bukan malah ditambah terus!,” ucap Ricky Kurniawan, dikutip dari akun twitter pribadinya @RicKY_kCH pada Sabtu, 3 Desember 2022.

Politisi partai Demokrat ini menyebut bahwa hutang negara di era Jokowi membuktikan ketidakmampuan pemerintah dalam menyelesaikan masalah negara.

Ricky Kurniawan juga menegaskan bahwa kebijakan utang yang kerap diambil pemerintahan Presiden Jokowi dinilai hanya akan menyengsarakan rakyat saja. Terlebih, hutang negara hanya akan lunas dengan dibebankan kepada rakyatnya melalui pembayaran pajak.

“Piye toh iki !? Apa tidak memikirkan rakyat dan generasi selanjutnya yang harus menanggung bebannya,” katanya.

Diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat utang pemerintah tembus Rp7.496,7 triliun atau 38,36 persen dari PDB sampai akhir Oktober 2022.

Utang tersebut naik Rp809,5 triliun dibandingkan pada bulan Oktober 2021 yang tercatat sebesar Rp6.687,2 triliun.

Apabila dibandingkan September 2022 yang tercatat sebesar Rp7.420,47 triliun, utang pemerintah tercatat tumbuh Rp76,23 triliun.

Adapun posisi utang didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) sebanyak 88,97 persen dari total utang. Sedangkan, pinjaman hanya 11,03 persen dari total utang pemerintah.

Utang SBN tercatat sebesar Rp6.670,12 triliun, terdiri dari SBN domestik Rp5.271,95 triliun dan SBN valuta asing sebesar Rp1.398,18 triliun.

Sementara, utang pinjaman tercatat sebesar Rp826,57 triliun, yang terdiri dari pinjaman dalam negeri Rp16,55 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp810,02 triliun.

Secara rinci, pinjaman luar negeri terdiri dari bilateral sebesar Rp263,94 triliun, multilateral sebesar Rp499,8 triliun dan commercial banks sebesar Rp46,25 triliun. ***

 

Tags: DemokratJokowiNegaraUtang
Previous Post

Diteriaki Sebagai Calon Bupati Tangerang 2024, Cak Nawa: Demokrat Akan Terus Melawan Ketidakadilan

Next Post

Metode Eksperimen Mengajar Pada Anak Perlu Disesuaikan dengan Karakter sang Anak

Related Posts

Berita

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026
Berita

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026
Berita

PJ KaDes Samparwadi Lakukan Safari Ramadan dengan Tarling (Tarawih Keliling)

February 26, 2026
Berita

Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

February 14, 2026
Berita

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026
Berita

Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

January 7, 2026
Next Post

Metode Eksperimen Mengajar Pada Anak Perlu Disesuaikan dengan Karakter sang Anak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Lima Gaya Bercinta Ala Kamasutra

    45 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Hukuman Sebagai Instrumen Pendidikan dan Alternatifnya

    57 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Mengenal KH. Sochari Pipitan: Ulama, Wedana, dan Pejuang

    54 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In