• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Tuesday, October 27, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

JRDP Ulas Polemik RUU Pemilu

Redaksi by Redaksi
February 17, 2021
in Berita, Politik
0
103
SHARES
2.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SERANG, hipotesa.id – Badan Pekerja JRDP menggelar webinar bertajuk Dinamika RUU Pemilu, Untung Rugi Pemilu dan Pilkada Serentak 2004, pada Rabu 17 Februari 2021. Tampil sebagai pemateri Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Anwar Hafid dan Anggota KPU RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. Sementara pengamat politik Ikhsan Ahmad didapuk menjadi penanggap diskusi.

Anwar Hafid menerangkan, peta politik di Senayan sudah semakin mengerucut. Dua parpol, Partai Demokrat dan PKS, tetap berkehendak agar Banleg melanjutkan pembahasan revisi RUU Pemilu. Sementara 7 parpol lain, plus pemerintah, berkehendak agar pembahasan RUU Pemilu tidak dilanjutkan.

Baca Juga

PGK Banten Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dorong Pengawalan Program Prioritas dan Keterlibatan Pemuda

October 23, 2026

Sah, Eks Ketum IMC Hariyanto Nahkodai Organisasi Besutan Bursah Zarnubi di Cilegon

October 23, 2026

“Kami berpendapat, dilakukannya normalisasi pilkada 2022 dan 2023 semata untuk menjaga kesinambungan pemerintahan daerah, dan juga mengukur beban kerja penyelenggara pemilu apabila pemilu dan pilkada dilaksanakan pada tahun yang sama. Karena itu kami akan tetap melakukan upaya politik dan hukum agar revisi RUU Pemilu tetap dilakukan,” kata Anwar.

Raka Sandi menjelaskan, KPU bersiap diri menghadapi dinamika politik di parlemen mengenai jadi tidaknya revisi RUU Pemilu. Karena itu, kata Raka, KPU menyiapkan dia opsi tahapan. Opsi pertama manakala pilkada dilakukan tahun 2022. Dan opsi kedua jika pemilu dan pilkada tetap dilakukan berbarengan tahun 2024.
“Kami mencatat setidaknya ada lima isu krusial dalam pembahasan RUU Pemilu ini. Yakni soal sistem pemilu, syarat pencalonan peserta pemilu, ambang batas pencalonan presiden, desain keserentakan pemilu nasional dan lokal, serta tata kelola dana kampanye,” kata Raka Sandi.

Ikhsan Ahmad menyatakan, polemik soal revisi RUU Pemilu ini membuktikan tengah terjadi perang kepentingan antara parpol yang tengah berkuasa dengan parpol oposisi. “Namun sayangnya, perdebatan itu tidak masuk ke wilayah substantif yakni bagaimana RUU Pemilu itu menyuguhkan perangkat sistem dan hukum penguatan parpol, bagaimana menghindari masuknya para cukong dan kartel politik, sampai bagaimana RUU Pemilu ini menciptakan ruang publik yang luas agar mampu mengkritisi para kandidat. Itu yang tidak nampak dalam diskusi RUU Pemilu.”

Webkusi dihadiri oleh penyelenggara pemilu, aktivis mahasiswa, pers, akademisi, dan perwakilan parpol. (***)

Tags: JRDPRUU PEMILU
Previous Post

Mahasiswa Hadiahi Anak Ayam untuk Walikota Cilegon

Next Post

Tangani Covid, WH Kantongi Honor Rp 360 Juta

Related Posts

Berita

PGK Banten Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dorong Pengawalan Program Prioritas dan Keterlibatan Pemuda

October 23, 2026
Berita

Sah, Eks Ketum IMC Hariyanto Nahkodai Organisasi Besutan Bursah Zarnubi di Cilegon

October 23, 2026
Berita

Pengalaman Panjang di Dunia Reserse, Kombes Pol Sigit Haryono Kini Pimpin Ditreskrimsus Kalsel

August 2, 2026
Berita

Di Balik Kalimat Viral tentang Keadilan di DPR, Ada Rekam Jejak Panjang Kombes Sigit Haryono

May 31, 2026
Berita

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026
Berita

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026
Next Post

Tangani Covid, WH Kantongi Honor Rp 360 Juta

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Ikatan Bidan Indonesia Cabang Kota Serang Kenalkan Sejuta Manfaat Eco Enzyme Nusantara

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Helldy-Sanuji Bentuk Tim Transisi, Pengamat Politik: Jangan Sampai Over Power.

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • PGK Banten Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Dorong Pengawalan Program Prioritas dan Keterlibatan Pemuda

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Haura Al-Insiyyah Tokoh Feminisme dari Islam

    148 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Kendala Finansial Menjadi Faktor Banyaknya Anak-anak yang Putus Sekolah

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In