• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Friday, January 23, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Kebijakan PPKM Dinilai Sulitkan Rakyat

Redaksi by Redaksi
August 4, 2021
in Berita
0
102
SHARES
2.5k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Serang, hipotesa.id – Kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah tiga kali dilakukan termasuk di Provinsi Banten. Hal ini pun dinilai menyulitkan masyarakat kecil.

PPKM difungsikan untuk membatasi gerak masyarakat, tetapi di sisi lain, tanggungan hidup masyarakat tak sepenuhnya dicukupi pemerintah.

Sebagian besar masyarakat yang bergantung pada sektor informal, menjerit akibat kesulitan bekerja dan mencari sumber penghidupan.

Selama itu pula masyarakat kecil menjerit karena terhimpit ekonomi di masa pandemi Covid-19, dan terhimpit kebijakan yang tidak berpihak secara serius, fokus dan sistematis kepada rakyat Banten.

“Masyarakat hanya melihat kepanikan para pejabat di Banten untuk taat mengikuti apa yang diperintahkan oleh pemerintah pusat, tapi tak berani berdiri tegak sebagai pemimpin Banten dalam melihat dan merasakan penderitaan rakyatnya,” disampaikan Akademisi Untirta, Ikhsan Ahmad, Rabu (4/8/21).

Ikhsan pun mempertanyakan mengapa tidak ada Bansos untuk masyarakat kecil, dan mengapa tidak ada recofusing APBD tahun 2021, atau pemberdayaan dana belanja tidak terduga (BTT) untuk membantu masyarakat yang nyata-nyata tak mampu dimasa PPKM ini.

“Ke mana Gubernur Banten setelah beberapa waktu lalu tampil modis berlantai di rumput italianya. Ke mana Wakil Gubernur ditengah keheningannya dan tetap hening,” tegasnya.

Kata Ikhsan, bahwa APBD adalah struktur pembiyaan yang tujuannya adalah melayani kepentingan rakyat, karena bersumber dari dana rakyat. Namun sayang, solah tidak ada sensitivitas dari pengelola dana rakyat untuk kepentingan rakyat di masa pendemi ini.

“Mengapa tidak pernah ada komunikasi publik antara pemimpin di Banten terkait strategi di daerah untuk menjalani masa pandemi. Lalu mengapa tidak ada kalkulasi keuangan yang terbuka, dan total untuk meyakinkan masyarakat bahwa pemimpin Banten telah siap dan sanggup memimpin rakyatnya untuk sama-sama menjalani masa sulit ini,” tambah Ikhsan.

Baca Juga

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026

Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

January 7, 2026

Atas dasar persoalan itu, dia menganggap wajar jika tidak terbangun kepercayaan (trust) dari rakyat kepada pemimpinnya. Karena antara kebijakan yang diambil dengan kenyataan di masyarakat seakan bertolak belakang.

“Mungkin masyarakat Banten tidak pernah keberatan dengan ujian pandemi ini berapa lama pun. Yang menjadi persoalan adalah dimana kemampuan pemimpinnya untuk secara meyakinkan tampil dengan segala daya upayanya, memperlihatkan keberpihakannya kepada masyarakat,” terangnya.

Terakhir, Ikhsan menanyakan mengenai penanganan yang dilakukan oleh pemerintah. “Satu hal lagi, jika ada pembatasan gerak masyarakat dengan levelitas, lantas mengapa tidak ada penanganan dan bantuan yang juga mencerminkan level kedaruratannya dari pemerintah daerah,” tutupnya.

Reporter: Birin Sinichi

Tags: BantenIkhsan AhmadPemerintahPPKM
Previous Post

Masih Minim, DLH Cilegon Targetkan Seluruh Kelurahan Miliki Bank Sampah

Next Post

HUT FISIP Untirta, Indonesia Surplus Informasi Negatif

Related Posts

Berita

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026
Berita

Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

January 7, 2026
Berita

Dukungan Total Suporter untuk Kemenangan Adhyaksa FC Taklukan Garudayaksa di Laga Lanjutan Liga 2 Indonesia

January 6, 2026
Berita

FORWARD Agendakan Purnama Budaya, Diskusi Bulanan di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon

December 30, 2025
Berita

PMII Mengecam Keras Sikap Arogan Ketua DPD KNPI Kota Cilegon

December 9, 2025
Berita

Layangkan Kritik Keras, IMC Sebut Slogan “KNPI Satu” Hanya Omong Kosong

December 7, 2025
Next Post

HUT FISIP Untirta, Indonesia Surplus Informasi Negatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Kombes Sigit Haryono Jabat Dirreskrimum Polda NTT, Bawa Pengalaman Eks Penyidik KPK

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Komandan Grup 1 Kopassus, Resmikan Museum Golok

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Sambut Pilkades KMD Gelar Diskusi

    20 shares
    Share 12 Tweet 8
  • Kontributor, Magang dan Kolaborasi hipotesa.id

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Akbar Johan Dilantik Jadi Ketum ALFI, MD KAHMI Cilegon: Kami Menyambut Positif

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In