• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Sunday, June 21, 2026
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

KUMALA UIN Menilai Fasilitas Pendidikan Di Kabupaten Lebak Tidak Memadai

Redaksi by Redaksi
February 1, 2021
in Berita, Pemerintahan, Pendidikan
0
106
SHARES
2.7k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Lebak – Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Komisariat UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten melakukan aksi membagi-bagikan rilis kepada masyarakat dan membentangkan spanduk di depan perpustakaan Multatuli Rangkasbitung, pada Senin,1 Februari 2021.

Aksi damai tersebut sengaja digelar untuk menyikapi problem pendidikan yang dianggap belum memadai dan kurang diperhatikan oleh pemerintah setempat.

Baca Juga

Di Balik Kalimat Viral tentang Keadilan di DPR, Ada Rekam Jejak Panjang Kombes Sigit Haryono

May 31, 2026

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026

Ade Firman, selaku Ketua KUMALA komisariat UIN “SMH” Banten, menyampaikan kekesalannya pada pemangku kepentingan menyaksikan kondisi pendidikan yang tidak kunjung membaik. Padahal menurutnya, Lebak dengan usia yang sudah beranjak 192 Tahun sudah sepantasnya maju mutu pendidikannya. “Pendidikan ini kan hal terpenting dalam sebuah Negara, dan Negara menjaminnya Tanpa terkecuali dan tebang pilih. Tidak sepatutnya Pendidikan di Lebak begini-begini saja padahal usianya sudah cukup tua”, katanya, saat diwawancara.

Firman, sapaan akrab Ade Firman, dalam keterangannya tidak hanya menyoroti pendidikan secara umum, namun lebih spesifik menyampaikan juga pendidikan untuk para penyandang disabilitas di Lebak. Pasalnya, kondisi pendidikan untuk penyandang disabilitas tidak kalah buruknya dengan pelayanan pendidikan orang-orang normal.

“Tentunya sekolah khusus penyandang disabilitas dengan sistem yang benar dan sarana prasarana yang memadai harus pula diperhatikan dan dipikirkan oleh pemerintah, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat penyandang disabilitas. Jika tidak kunjung diperhatikan juga, jelaslah pemerintah telah melalaikan amanat Undang-undang No 39 tahun 1999 tentang HAM pasal 12”, ungkapnya lagi.

Selain isu-isu diatas, kurangnya tenaga pendidik, blankspot dan kurangnya komputer di Kabupaten Lebak tidak luput dari perhatian Mahasiswa. Dari rilis yang diberikan kepada wartawan disampaikan, Lebak kekurangan 4.689 tenaga pendidik dengan rincian: tingkat SD kekurangan 3.250 guru, sementara untuk SMP kekurangan 1.448 guru. Data ini sebelumnya pernah disampaikan Tim Kunjungan Kerja Spesifik DPR RI Komisi X saat melakukan kunjungan kerja.

Di kabupaten lebak juga terdapat blankspot dan kekurangan sarana komputer. Dari jumlah 773 SD yang terkoneksi internet sebanyak 658 SD dan blankspot 117 SD. Sementara ketersediaan komputer di SD baru tersedia 720 komputer. Untuk 215 SMP, yang terkoneksi internet 166 sekolah dan balnkspot 49 sekolah.

“Bagaimana bisa berdaya saing dengan wilayah lain, jika tenaga pendidik dan sarana prasarana untuk mencerdaskan generasi saja tidak di perhatikan secara utuh. Padahal sarana-sarana semacam itu penting”, lanjut Firman

Adapun tuntutan yang di sampaikan oleh KUMALA Komisarit UIN Banten diantaranya:

1. Perhatikan penyandang disabilitas dan berikan mereka tempat belajar

2. Tingkatkan tenaga pendidik berkualitas

Previous Post

Helldy-Sanuji Bentuk Tim Transisi, Pengamat Politik: Jangan Sampai Over Power.

Next Post

KUMALA UIN Sikapi Sektor Pertanian dan Kemiskinan Kabupaten Lebak

Related Posts

Berita

Di Balik Kalimat Viral tentang Keadilan di DPR, Ada Rekam Jejak Panjang Kombes Sigit Haryono

May 31, 2026
Berita

Syaefudin Pimpin Karataker KNPI Banten, Serukan Konsolidasi Besar Jelang Musda

March 13, 2026
Berita

Sah! Ahmad Aflahul Aziz Terpilih Nahkodai Karang Taruna Kota Cilegon

March 3, 2026
Berita

PJ KaDes Samparwadi Lakukan Safari Ramadan dengan Tarling (Tarawih Keliling)

February 26, 2026
Berita

Soal Kasus Viral 5T, Aktivis Muda Desak Polda Banten Klarifikasi Status Hukum Ketua HIPMI Cilegon

February 14, 2026
Berita

Jalan Rusak Parah Diduga Akibat Proyek Bang Andra, Warga Kampung Nambo Geruduk KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor

January 8, 2026
Next Post

KUMALA UIN Sikapi Sektor Pertanian dan Kemiskinan Kabupaten Lebak

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Fahmi Islami dan Azie T Wibawa Resmi Pimpin IKABRIS UNTIRTA Periode 2023-2027

    108 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Aksi Kritik P APBD Diwarnai Tindakan Represif, Ini Tanggapan Aktivis Mahasiswa Cilegon

    48 shares
    Share 6 Tweet 4
  • YLBHI Kecam Tindakan Diskriminasi Pemkot Cilegon: Berikan Hak Warga Negara untuk Bangun Rumah Ibadah

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Dua Orang Pengunjung Kehilangan Kendaraannya Saat Berwisata Ke Pantai Sawah Kabayan

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Diduga Mengantuk, Pengemudi Tubruk Mobil di Jalan Tol Tangerang-Merak

    16 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In