• Redaksi
  • Kirim Tulisan
Monday, December 8, 2025
  • Login
Hipotesa
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis
No Result
View All Result
Hipotesa
No Result
View All Result
Home Berita

Gen Cilegon Ajak Generasi Muda Mengenal Perjuangan Ki Wasyid dalam Acara “Ngababad Tanah Baja”

Redaksi by Redaksi
November 30, 2025
in Berita
0
93
SHARES
367
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Cilegon,hipotesa.id – Gen Cilegon kembali terlibat aktif dalam pelestarian sejarah lokal melalui keikutsertaannya dalam acara Ngababad Tanah Baja, sebuah program bincang-bincang yang diselenggarakan oleh CJ Sipeung pada malam sebelumnya. Pada Minggu, 30 November 2025.

Acara tersebut menghadirkan tiga perwakilan Gen Cilegon, yaitu Kalipha Umara Aruma, Davyndra Pasha Satriatama, dan Muhammad Furqon, yang mewakili suara Generasi Z. Selain itu, hadir pula K.H. Asep, tokoh keluarga dari Ki Wasyid, yang menyampaikan penuturan langsung mengenai perjuangan dan ketokohan Ki Wasyid sebagai salah satu figur penting dalam sejarah Banten.

Baca Juga

Layangkan Kritik Keras, IMC Sebut Slogan “KNPI Satu” Hanya Omong Kosong

December 7, 2025

Nahkodai PMI Ciwandan, Cecep Irfanudin Ajak PMI Lakukan Tranformasi Gerakan

November 17, 2025

Diskusi berfokus pada profil singkat Ki Wasyid, perjalanan perjuangannya, serta nilai-nilai keberanian, keteguhan hati, dan pengabdian terhadap rakyat yang beliau wariskan. Para narasumber membahas bagaimana nilai-nilai tersebut tetap relevan bagi generasi muda saat ini.

Selain membahas sejarah, perwakilan Gen Cilegon juga mengangkat tantangan utama Generasi Z, yaitu tingkat keapatisan yang cukup tinggi terhadap sejarah lokal. Banyak anak muda yang lebih dekat dengan dunia digital dan tren global dibandingkan dengan kisah perjuangan daerahnya sendiri. Namun, para narasumber menekankan bahwa kondisi ini dapat diatasi melalui pendekatan edukatif yang tepat.

Dalam penyampaiannya, Kalipha Umara Aruma menegaskan pentingnya menghubungkan sejarah dengan realita masa kini.

“Belajar dari Ki Wasyid bukan hanya mempelajari masa lalu, tetapi juga memahami nilai perjuangan yang bisa kita terapkan hari ini. Identitas daerah itu penting, dan sejarah adalah fondasinya,” ujar Kalipha.

Sementara itu, Davyndra dan Furqon menyampaikan harapan Gen Cilegon agar pemerintah dan lembaga pendidikan memberikan ruang lebih besar untuk sejarah lokal. Mereka mengusulkan agar pelajaran tentang sejarah daerah ditambahkan dalam kurikulum sekolah, sehingga generasi muda memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai akar identitasnya.

Selain itu, Gen Cilegon juga berharap agar pemerintah setempat dapat membangun sebuah museum di kawasan Tugu Geger Cilegon, lokasi yang memiliki nilai historis bagi perjuangan Ki Wasyid. Museum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi pelajar dan ruang pembelajaran publik untuk menjaga agar sejarah lokal tidak hilang ditelan zaman.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran sejarah di kalangan anak muda, serta mendorong kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan lembaga pendidikan dalam pelestarian warisan budaya lokal.

Previous Post

Nahkodai PMI Ciwandan, Cecep Irfanudin Ajak PMI Lakukan Tranformasi Gerakan

Next Post

Layangkan Kritik Keras, IMC Sebut Slogan “KNPI Satu” Hanya Omong Kosong

Related Posts

Berita

Layangkan Kritik Keras, IMC Sebut Slogan “KNPI Satu” Hanya Omong Kosong

December 7, 2025
Berita

Nahkodai PMI Ciwandan, Cecep Irfanudin Ajak PMI Lakukan Tranformasi Gerakan

November 17, 2025
Berita

JAM Center Indonesia dan Pemuda Pancasila Gagas Ekonomi Kerakyatan Modern Berbasis Desa

October 29, 2025
Berita

Ketua Tidar Cilegon: Aflahul Aziz Kader Muda Prabowo yang Tepat Pimpin Karang Taruna Cilegon

October 23, 2025
Berita

Bawa Semangat Kolaborasi, FORWARD Siap Sukseskan HPN 2026 di Banten

October 19, 2025
Berita

Refleksi Gerakan 30 September: IMC Ingatkan Luka Sejarah dan September Hitam

September 30, 2025
Next Post

Layangkan Kritik Keras, IMC Sebut Slogan "KNPI Satu" Hanya Omong Kosong

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Rame Banget!

  • Layangkan Kritik Keras, IMC Sebut Slogan “KNPI Satu” Hanya Omong Kosong

    111 shares
    Share 6 Tweet 4
  • David Ricardo – Ekonom Inggris Klasik, Dikenal karena Teori Perdagangan Bebas dan Komparatif

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Leppami PB HMI Bagikan Ratusan Sembako Untuk Warga Terdampak Banjir di Kota dan Kabupaten Serang

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Kisah Imam Al-Mawardi yang Mengurung Diri Empat Bulan Gara-gara Fatwa untuk Raja

    23 shares
    Share 12 Tweet 8
  • H.Erick Rabiin Terpilih Jadi Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Cilegon, Siap Hadapi Tantangan Baru

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Redaksi
  • Kirim Tulisan
© 2022 Hipotesa - Diproduksi by hipotesa.

No Result
View All Result
  • Berita
    • Pendidikan
    • Pemerintahan
    • Politik
  • Liputan Khusus
  • Opini
  • Tokoh Inspirasi
  • Islamika
  • Ekonomi dan Bisnis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In